Pernahkah Anda mengalami dilema dengan apa yang harus Anda lakukan saat
menghadapi masalah entah itu berhubungan dengan teman, keluarga, atau
bahkan pekerjaan. Bingung dengan langkah apa yang harus diambil, kapan
melakukan, dan bagaimana mengatasinya? Apakah semua itu pernah membuat Anda
gelisah, moody, dan khawatir terlalu berlebihan?
Jika iya, berarti hidupAnda tak akan lama lagi.
Para ahli psikologi menyatakan kepribadian terbaik diwakili lima karakter,
yakni: ekstrovert, mudah beradaptsi, terbuka, bersungguh-sungguh, dan
stabil secara emosi. Setiap kategori tersebut bisa didistribusikan dalam
satu bagian terkecil, namun secara keseluruhan semuanya turut membentuk
kepribadian seseorang.
Menurut psikolog, seseorang bisa dikatakan memiliki kepribadian yang sehat
jika mereka memiliki minimal dua dari lima karakter tersebut, terutama:
kestabilan emosi dan kesungguhan. Orang bisa dikategorikan sejahtera lahir
dan batin (wellness) jika bisa mengolah lima sifat tersebut.
Dengan tujuan meneliti keterkaitan antara harapan hidup dan karakter
seseorang, Daniel Mroczek, pakar psikologis dari Purdue University seperti
dikutip dari Sciencedaily, Senin (09/04/07), telah meneliti 1600 pria usia
dewasa dalam rentang waktu 12 tahun, dan memfokuskan rata-rata tingkat
kematian mereka pada periode lebih dari 18 tahun.
Dalam studi tersebut, Mroczek meneliti tingkat kestabilan emosi negatif
atau lebih dikenal dengan istilah neuroticism, di mana kondisi tersebut
ditemukan pada mereka yang selalu berpikiran negatif dan tertekan. Orang
yang mengalami gejala seperti ini tidak bisa mengontrol tingkat stress
mereka dengan baik, sering merasa moody dan cemas. Kecenderungan yang
sifatnya genetis ini berhubungan dengan tingkat kematian.
Hasilnya, mereka yang termasuk seseorang dengan karakter neurotic cenderung
mengalami kematian lebih dini, karena tingkat stres, kekhawatiran yang
berlebihan, meningkatkan resiko untuk mengalami gangguan kesehatan seperti
kanker dan serangan jantung.
Sementara kelompok yang bisa mengendalikan emosi mereka, jarang moody, dan
selalu berpikir positif cenderung memiliki tingkat harapan hidup lebih
lama. Mereka yang masuk dalam kategori ini memiliki kehidupan iman dan gaya
hidup yang seimbang.
Nah, bagaimana dengan Anda, jika Anda termasuk pribadi neurotic, tak ada
salahnya mulai mengubah karakter dan sifat moody Anda untuk hidup lebih
lama lagi. So, tetap semangat dan keep smiling.
READ MORE......
Friday, November 4, 2011
Friday, July 22, 2011
PMA - POSITIVE MENTAL ATTITUDE

PMA - Positive Mental Attitude.
Bahwa kualitas hidup seseorang sangat dipengaruhi oleh sikap mentalnya. Orang yang mempunyai sikap mental negatif, cenderung menarik hal-hal yang negatif terjadi dalam hidupnya. Sebaliknya, orang yang mempunyai sikap mental positif, menarik hal-hal yang positif.
Jika anda ingin lebih bahagia, lebih sejahtera dan lebih berhasil, Anda perlu mengembangkan sikap mental yang positif. Bagaimana caranya?
1. Lihat dari Sudut Pandang Yang Berbeda ,
Berusahalah untuk selalu melihat sisi positif di balik setiap situasi yang negatif. Ambillah hikmah di balik setiap musibah, carilah berkah di balik setiap masalah, petiklah pelajaran di balik setiap kegagalan. Dengan menemukan hal-hal positif, Anda tidak akan dikalahkan oleh situasi yang negatif.
Contohnya: anggaplah kegagalan sebagai sukses yang tertunda. Anggaplah hambatan sebagai tantangan bukan ancaman.
2. Jangan terkungkung oleh kebiasaan negatif anda.
Kebiasaan atau keyakinan yang bersifat negative betapa semua itu sangat berpotensi merusak kehidupan dan kepribadian. Ubahlah dengan sikap, kebiasaan atau keyakinan yang bersifat positif Misalnya, kebiasaan menunda diganti dengan kebiasaan bertindak, sikap mudah putus asa diganti dengan sikap pantang menyerah, keyakinan bahwa masa depan suram diganti dengan keyakinan bahwa masa depan pasti cemerlang bila kita mempersiapkannya dengan baik.
3. Jangan Terkungkung Oleh Pendidikan Anda
Untuk sukses, jabatan / gelar pendidikan bukanlah sebuah patokan banyak disekitar kita orang sukses , berhasil hanya dengan gelar pendidikan biasa saja. Anda jangan pesimis / terkurung oleh status pendidikan yang anda miliki. Ingat point 2
4. Selalu Ingin Belajar .
Belajar tidaklah selalu di sekolah, tempat kursus ataupun perguruan tinggi , kita bisa belajar dari pengalaman kegagalan, pengalaman pahit kehidupan , media informasi seperti : Internet , Televisi dll. Ingat semakin bertambah ilmu semakin bijak anda menyikapi kehidupan ini.
Dengan rasa selalu ingin Belajar pada diri anda menuntun anda lebih mudah menerima segala bentuk perubahan yang terjadi sehingga anda bisa membuat suatu keputusan yang bijak untuk masa depan anda yang lebih baik.
Artikel PMA - Positif Mental Attitude bisa efektif jika dimulai dari hati anda dan keyakinan bahwa anda bisa menerapkan Sikap Mental Positif (PMA - Positive Mental Attitude) tersebut dalam kehidupan anda.
Semoga bermanfaat - Boedi Jaeni
READ MORE......
Subscribe to:
Posts (Atom)